Berbagi Sembako, Pasca Aksi Malioboro

Aliansi mahasiswa UNY berkolaborasi dengan BEM KM UNY mengadakan aksi galang dana. Kegiatan ini hadir atas kepedulian teman-teman Aliansi Mahasiwa UNY akibat terdampaknya pemasukan para pelaku ekonomi ketika adanya aksi #BatalkanOmnibusLaw di depan gedung DPRD pada tanggal 8 Oktober 2020. Di mana aksi tersebut menimbulkan pengerusakan dibeberapa tempat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Aksi galang dana ini diselenggarakan pada tanggal 10 – 17 Oktober yang disebar di berbagai media sosial dengan perolehan donasi berupa uang dan sembako. Dari donasi ini menghasilkan sejumlah uang tunai Rp.5.223.000,00 dan beras 170kg. Kemudian perolehan tersebut dikonversikan menjadi 100 paket sembako. 100 paket sembako tersebut berisikan beras, minyak goreng, gula, mie instan, teh garam, dan kecap.

Penyaluran sembako hasil galang dana dilakukan pada Senin, 19 Oktober 2020 disekitar Gedung DPRD Yogyakarta dan Malioboro, dengan sasaran diantaranya; pedagang asongan, tukang becak, pengemudi delman dan pedagang kaki lima yang terdampak aksi #BatalkanOmnibusLaw.

Kegiatan dilakukan pada pukul 16.00 sampai dengan pukul 17.30 WIB, yang dipimpin oleh Faikar Abdillah Khairi selaku menteri Sosial Masyarakat BEM KM UNY beserta 15 orang lainnya. Penyaluran dilakukan dengan membagi tugas ditiap sudut-sudut agar terlaksana secara efektif.

Pedagang yang menerima paket sembako merasa senang, sangat terbantu dan berterima kasih karena adanya mahasiswa yang masih peduli terhadap sesama, terutama pedagang kecil yang terkena dampak ekonomi. Aliansi mahasiswa UNY dan BEM KM UNY juga berharap bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi penerima dan kepedulian terhadap sesama bisa terus dilanjutkan.

 

Penulis & Editor: Nadhifah Nur Etsa/ Sosmas

 

Share This:
Categories: BEM NEWS

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *